Total Tayangan Halaman

Minggu, 30 Desember 2012

Walikota : 2013 Gaji Buruh Sampah Rp 2juta





Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Minggu 30 Desember 2012, memberikan bantuan beras sebesar 5 kg/orang untuk ratusan petugas kebersihan kota Manado, bertempat di rudis Walikota jl. bumi beringin, sebagai hadiah Tahun Baru.
Pada acara pembagian beras, Walikota juga memberikan kabar baik buat petugas kebersihan kota Manado, karena mulai tahun 2013, upah petugas kebersihan yang tadinya Rp. 1.700.000/bulan dipastikan akan naik menjadi Rp. 2.000.000/bulan. “Janji kami untuk memberikan upah Rp 2.000.000, yang hingga 2012 ini masih Rp 1.700.000,- di 2013 nanti sudah akan direalisasikan menjadi Rp2.000.000,” tegas Walikota dihadapan ratusan buruh sampah dan tukang sapu jalan, yang memadati rumah dinas. Gaji tersebut  akan di terima oleh para buruh sampah, tanpa ada potongan. “Laporkan kepada saya jika ada yang potong,” ujar Walikota serius.
Pemberian gaji buat petugas kebersihan yang mungkin terbesar di Indonesia ini, adalah bukti komitmen Pemerintah Kota Manado untuk mensejahterahkan para buruh sampah. Disamping untuk meningkatkan kinerja dari para pahlawan sampah. “Kerja lebih giat lagi, buat kota kita semakin bersih,” kata Walikota. Dengan pemberian gaji yang besar ini, Ketua APEKSI ini berharap agar kinerja dari para buruh sampah tidak kendor. Sebab, setiap buruh sampah akan dievaluasi kinerjanya.
“Harus sesuai dengan kinerja. Karena gaji ini untuk 1 bulan penuh. Jangan karena terima gaji besar malah bermalas-malasan dan tidak masuk kerja. Ini akan dievaluasi, sebab gaji itu diberikan juga berkaitan dengan kerja,” ujar Walikota. Lebih lanjut, walikota pilihan rakyat ini menjelaskan, para buruh sampah di backup dengan asuransi kesehatan gratis, dan juga akan diberikan asuransi kecelakaan.
“Akan diberikan asuransi kecelakaan disamping kesehatan gratis dimana kalau sakit ke rumah sakit tidak dipunggut biaya,” Kata Walikota. (anq)

Sabtu, 29 Desember 2012

Tahun 2013, Kota Manado Lebih Maju


Jelang akhir tahun, Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Sabtu 29 Desember 2012 didampingi kepala SKPD mengadakan konferensi pers  dengan media cetak, televisi, radio dan media online. "Banyak hal positif yang berhasil dicapai meskipun masih ada beberapa hal yang masih terus dilakukan dan ditingkatkan untuk memenuhi harapan masyarakat. Semua hal positif yang dicapai karena kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media," kata GSVL, sapaan akrab Walikota di depan media. Lebih lanjut dikatakan GSVL bahwa capaian PAD  kota Manado telah mencapai 100 % lebih. "Baru pertama kali kita capai. Belum pernah dicapai sebelumnya. Ini dicapai karena ada komitmen seluruh pejabat di jajaran pemerintah kota Manado untuk mengikuti ketentuan yang berlaku dan karena dukungan masyarakat," ujar GSVL. Sejumlah perwakilan media memberi beberapa masukan dan kritikan yang ditujukan kepada beberapa kepala SKPD. Antara lain masalah lalu lintas, layanan kesehatan, sorotan terhadap kinerja sejumlah SKPD, dan komitmen/  loyalitas kepala SKPD. Menyangkut SKPD yang tidak loyal, GSVL mengatakan bahwa tidak perlu loyal kepada pribadi, tapi loyal kepada tugas. "Ada yang loyal pada tugas, ada yang apatis, dan yang lainnya hanya memperhatikan dirinya sendiri tanpa koordinasi," kata GSVL. Disampaikan juga oleh GSVL bahwa pertumbuhan ekonomi kota Manado 8,37 % tahun 2011 meningkat menjadi 9 % lebih  tahun 2012 adalah karya bersama. "Dari sisi dunia usaha terjadi loncatan yang luar biasa. Akselerasinya lebih cepat dari yang direncanakan. Meski diakui ada yang ketinggalan, yaitu banjir sampah, banjir air dan banjir kendaraan yang terus diupayakan solusinya," kata Walikota pilihan rakyat dan dicintai rakyat ini. Hal lain yang disampaikan oleh Walikota yang juga sebagai  ketua  APEKSI ini bahwa PBL 60 % tahun 2012 yang belum terealisasi akan dilanjutkan pada tahun 2013. Menurut Walikota yang juga sebagai ketua PELTI ini bahwa  pada 31 Desember 2012 akan dicanangkan tiga program, yaitu:Brenti Jo Melanggar Aturan, Universal Coverage untuk layanan kesehatan gratis bagi  seluruh masyarakat kota Manado,  dan program bebas kendaraan bermotor pada setiap hari Jumat  untuk mendukung program 'Langit Biru' Kementerian Lingkungan Hidup. "Kemacetan semata-mata bukan karena banyak kendaraan, tapi juga karena masyarakat banyak melanggar aturan berlalu lintas, misalnya memarkir kendaraan di tempat yang dilarang. Rencana jalan lingkar 'Kawin' dan 'Mawin' (Kairagi-Winangun dan Malalayang-Winangun), antara lain adalah  solusi untuk mengatasi kemacetan. Masyarakat kota Manado, termasuk media mengakui bahwa Manado saat ini makin maju, dan diprediksi dengan modal keamanan dan kenyamanan, kota Manado pada tahun 2013 dibawa kepemimpinan GSVL-Ai  makin maju.* (alen)

Jumat, 28 Desember 2012

Walikota : Lindungi Kesehatan Masyarakat Kota Manado



Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Jumat, 28 Desember 2012 melakukan pertemuan koordinasi dengan PT. Askes (Persero) cabang Manado di hotel Sedona Tateli dalam rangka Universal Coverage atau Pelayanan Kesehatan Gratis bagi seluruh masyarakat Kota Manado pada tahun 2013, yang berjumlah 500.000 jiwa lebih. Walikota mengatakan kepada peserta rapat yang terdiri dari PT. Askes, Dinas Kesehatan Kota Manado dan Dinas Kesehatan Provinsi bahwa masyarakat Manado harus dilindungi kesehatannya. "Puskesmas jangan hanya menjadi tempat transit untuk mendapatkan rujukan. Puskesmas harus memberikan pelayanan selama 24 jam," kata Walikota. Askes merupakan bagian paling depan mengawal Universal Coverage atau pelayanan kesehatan gratis menuju Manado sehat. Program Universal Coverage tidak melakukan pelayanan terhadap sejumlah gangguan kesehatan, antara lain: alat bantu dengar, alat bantu gerak, upaya untuk mendapatkan anak, operasi untuk maksud kosmetik, sirkumsisi (sunat) di luar indikasi medis, pelayanan kesehatan di luar indikasi medis, pengobatan alternatif komplementer, dan obat di luar formularium Askes. Walikota mengharapkan agar berbagai penghargaan yang telah diterima kota Manado seperti Adipura, Swasti Saba Wiwerda, dan Langit Biru berbanding lurus dengan kesehatan masyarakat. Fasilitas kesehatan yang diberikan kepada seluruh masyarakat Manado oleh Pemerintah Kota Manado patut diapresiasi karena merupakan salah satu model kepemimpinan Walikota yang pro rakyat. (anq*)

Walikota Irup Hari Ibu ke 84 dan Apel Kerja Akhir Tahun




Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Jumat 28 Desember 2012 menjadi Inspektur Upacara peringatan nasional Hari Ibu ke-84 Tahun 2012 yang dirangkaikan dengan Apel Kerja Akhir Tahun 2012 pasca cuti bersama hari Natal. Walikota dalam sambutannya mengatakan bahwa kongres perempuan yang diselenggarakan 22 Desember 1928 membuktikan bahwa perempuan Indonesia memiliki keberanian untuk berpartisipasi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Lebih lanjut dikatakannya bahwa di jajaran pemerintah kota Manado, peranan kaum perempuan baik sebagai abdi negara maupun masyarakat memiliki posisi yang sangat strategis dalam menggerakkan roda pembangunan, pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. "Saat ini PNS perempuan di jajaran pemerintah kota Manado berjumlah 5444 orang (66 %) dari 8250 PNS di Pemkot Manado," kata Walikota. Diharapkannya agar peranan kaum perempuan dapat terus memberikan akselerasi dalam upaya untuk mewujudkan harapan-harapan masyarakat, seperti memajukan pembangunan yang berkeadilan, terciptanya pemerintahan yang semakin bersih dan berwibawa, dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. Juga disampaikannya bahwa akhir tahun 2012 sebagai momentum untuk merefleksikan kembali kinerja sepanjang tahun 2012. "Apa yang masih kurang, apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang bisa kita tingkatkan, mari kita evaluasi semua itu, agar kita siap menghasilkan karya-karya yang lebih cemerlang untuk menjadikan Manado lebih maju dan sejahtera," ajak Walikota. (anq*)

Kamis, 27 Desember 2012

Akhir Tahun, Pemkot Manado Canangkan BJMA, PKG dan BKM



Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Kamis 27 Desember 2012 memimpin rapat persiapan Perpisahan Tahun yang bertajuk "Old and New" yang akan dilaksanakan pada 31 Desember 2012. "Pada akhir tahun akan dicanangkan tiga program, yaitu : Brenti Jo Melanggar Aturan (BJMA), Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) untuk seluruh masyarakat kota Manado, dan Bebas Kendaraan berMotor (BKM) pada setiap hari Jumat untuk mendukung program Langit Biru Kementerian Lingkungan Hidup, juga akan dilakukan pemberian penghargaan kepada yang berprestasi, antara lain kepada pegawai berprestasi, notaris dan camat pembayar BPHTB terbesar", kata Walikota pilihan rakyat ini. Disampaikannya pula bahwa setiap hari Jumat, pegawai bisa menggunakan sepeda sebagai ganti kendaraan bermotor. Kegiatan akhir tahun yang bertajuk Old and New pada 31 Desember 2012 jika tidak hujan akan dilaksanakan di lapangan Basket Mega Mas Boulevard. Jika cuaca tidak bersahabat akan dilaksanakan di ruang serba guna Pemkot Manado. "Laksanakan dengan baik. Pertimbangkan aspek keamanan dan cuaca. Jangan sampai disusupi orang-orang yang suka mengganggu keamanan dan kenyamanan", pesan Walikota. (anq)

Jelang Akhir Tahun 2012, BPHTB Kota Manado Capai 115, 74 %




Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Kamis 27 Desember 2012 memimpin rapat evaluasi pelaksanaan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). "BPHTB adalah primadona PAD kota Manado," kata Walikota. Walikota sangat gembira mendengar laporan Kadispenda bahwa realisasi BPHTB telah mencapai 115, 74 %. "Jika kita kelola dengan transparan, tulus dan untuk kepentingan masyarakat, PAD yang kita targetkan dapat dicapai," ujar Walikota. Menurut Johny Montol dan Ronny Woruntu, BPHTB kota Manado bisa lebih dari 43 miliar setahun jika ada koordinasi antara Kadispenda, BPN, Kantor Pajak Pratama Manado, PPAT, dan Notaris. "Selama ini yang menjadi acuan pembayaran BPHTB adalah AJB, tapi dalam kenyataannya nilai jual beli tanah lebih tinggi dari nilai yang tertera dalam AJB," kata Montol. Menurut Woruntu ketika masyarakat membayar BPHTB tanya harga yang ada di akta, bukan harga di kwitansi yang lebih rendah yang menjadi acuan. "Ini salah satu cara agar masyarakat tidak mengurangi nilai BPHTB," kata Woruntu. "Banyak cara yang dilakukan oleh orang-orang yang menghindar dari kewajiban membayar pajak, tapi kita harus berkreasi mencari sumber-sumber pendapatan baru," kata Walikota. Disampaikan pula oleh Walikota bahwa pada akhir tahun 2012 akan dicanangkan program Brenti Jo Melanggar Aturan. "Semangat kita adalah semangat untuk berbuat dan mengabdi bagi kota Manado menjadi lebih baik," urai Walikota yang juga sebagai ketua Partai Demokrat Sulut. Turut hadir: Kepala BPN Rony Woruntu, SH, MAP, Kepala Kantor Pajak Pratama Manado Johny Montol, Asosiasi Notaris, Kadis Dispenda, Kepala BP2T, Kadis Pariwisata, Kabag Keuangan, Kabag Hukum, dan 11 Camat se-kota Manado. (anq)

Wawali Sidak Ruangan Pasca Cuti Bersama Natal

Wakil Walikota Manado, DR (C) Harley AB Mangindaan, SE,MSM hari ini, Kamis (27/12) melaksanakan Sidak ke ruangan-ruangan di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Manado pasca cuti bersama Natal. Dalam sidak tersebut terlihat para pegawai telah kembali beraktifitas seperti biasa. Wawali pun mengajak para pegawai untuk menghadiri Upacara Hari Ibu sekaligus Apel Kerja Akhir Tahun besok (28/12) bertempat di Lapangan Sparta Tikala Manado pukul 07.00 pagi.